Kenapa Dalgona Coffee Masih Tren dan Digemari Banyak Orang

Kenapa Dalgona Coffee Masih Tren dan Digemari Banyak Orang

Foam kopi berwarna cokelat keemasan yang mengapung di atas susu dingin itu ternyata masih eksis hingga 2026, bahkan makin banyak variasinya. Dalgona coffee pertama kali viral di media sosial global sekitar tahun 2020, tapi alih-alih tenggelam seperti tren kuliner lain, minuman ini justru bertahan dan terus berevolusi. Bukan kebetulan — ada alasan kuat di balik ketahanannya.

Banyak orang mengira tren dalgona coffee hanya gelombang sesaat. Faktanya, minuman ini menyentuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar estetika: kemudahan membuat kopi nikmat di rumah tanpa mesin espresso mahal. Cukup tiga bahan dasar — kopi instan, gula, dan air panas — siapa pun bisa menghasilkan minuman yang tampilannya setara kafe.

Menariknya, komunitas pecinta kopi di Indonesia justru terus mendorong popularitasnya lewat variasi baru. Dari dalgona matcha, dalgona horlicks, sampai versi tanpa kafein untuk anak-anak — inovasinya tidak berhenti. Ini yang membuat topik ini selalu segar dan relevan untuk dicari ulang.


Alasan Dalgona Coffee Tetap Populer di Tengah Persaingan Tren Minuman

Mudah Dibuat Siapa Saja di Rumah

Resep dalgona coffee pada dasarnya sangat sederhana. Rasio klasiknya adalah 2 sendok makan kopi instan, 2 sendok makan gula, dan 2 sendok makan air panas, lalu dikocok hingga membentuk foam tebal. Prosesnya bisa dilakukan manual dengan whisk atau menggunakan mixer genggam — keduanya menghasilkan tekstur yang memuaskan.

Tidak sedikit yang pertama kali mencoba dalgona coffee karena penasaran melihatnya di media sosial, lalu akhirnya menjadikannya ritual pagi harian. Proses mengocoknya sendiri terasa terapeutik, terutama kalau dilakukan secara manual. Ini salah satu “nilai tersembunyi” yang tidak dimiliki semua tren minuman viral.

Visual yang Selalu Fotogenik untuk Konten

Di era konten visual seperti sekarang, penampilan minuman sama pentingnya dengan rasanya. Lapisan foam dalgona coffee yang kontras di atas susu putih atau susu cokelat menciptakan visual dua lapis yang secara insting memancing orang untuk memfotonya. Tidak heran jika hashtag dalgona coffee masih konsisten muncul di berbagai platform.

Kreator konten kuliner juga terus mengeksplorasinya — mulai dari variasi warna foam menggunakan matcha atau bubuk ubi ungu, hingga penyajian dalam gelas bentuk unik. Setiap variasi baru otomatis jadi konten baru, dan siklus ini terus berputar.


Variasi dan Inovasi yang Membuat Dalgona Coffee Terus Berkembang

Versi Modern yang Makin Beragam

Tahun 2026, variasi dalgona tidak lagi terbatas pada kopi. Dalgona matcha menjadi favorit bagi yang ingin alternatif rendah kafein, sementara dalgona milo dan dalgona horlicks menyasar segmen yang lebih muda. Ada juga versi dalgona espresso yang menggunakan espresso shot dingin sebagai pengganti kopi instan — menghasilkan profil rasa yang lebih kompleks.

Kafe-kafe lokal di Indonesia bahkan menjadikan dalgona sebagai menu andalan dengan twist lokal: foam kopi dicampur sedikit kayu manis atau pandan untuk aroma khas Nusantara. Ini membuktikan bahwa resep sederhana pun bisa terus berkembang kalau ada komunitas yang aktif berinovasi.

Tips Membuat Dalgona Coffee yang Sempurna

Kunci foam yang tebal dan stabil ada pada suhu air dan jenis kopi yang digunakan. Air panas sekitar 80–90°C bekerja lebih baik dibanding air mendidih penuh karena tidak merusak struktur protein pada gula. Pilih kopi instan berbasis robusta — kandungan proteinnya lebih tinggi dan menghasilkan foam lebih kencang dibanding arabika.

Satu tips yang sering terlewat: gelas dan peralatan kocok harus bebas minyak. Sedikit saja minyak pada whisk bisa membuat foam gagal terbentuk sempurna. Simpan foam di kulkas jika tidak langsung disajikan — teksturnya bisa bertahan hingga 24 jam.


Kesimpulan

Dalgona coffee bukan sekadar tren yang kebetulan viral. Kombinasi antara kemudahan pembuatan, nilai estetika tinggi, dan fleksibilitas variasi menjadikannya minuman rumahan yang punya “daya tahan” luar biasa dibanding tren kuliner lain. Selama orang masih mencari cara menikmati kopi berkualitas di rumah tanpa biaya besar, dalgona coffee akan selalu punya tempat.

Bagi siapa pun yang belum pernah mencobanya, 2026 adalah waktu yang tepat — bukan karena ikut tren, tapi karena minuman ini memang layak dicoba. Dengan tiga bahan sederhana dan sepuluh menit waktu, hasilnya bisa mengejutkan menyenangkan.


FAQ

Apa itu dalgona coffee dan bagaimana cara membuatnya?

Dalgona coffee adalah minuman kopi berbusa yang dibuat dengan mengocok kopi instan, gula, dan air panas dengan perbandingan sama hingga membentuk foam tebal, lalu disajikan di atas susu. Prosesnya memakan waktu sekitar 5–10 menit dengan whisk manual atau lebih cepat menggunakan mixer.

Kenapa foam dalgona coffee saya tidak mengembang?

Kemungkinan besar disebabkan oleh peralatan yang berminyak, rasio bahan yang tidak tepat, atau jenis kopi yang kurang tepat. Pastikan wadah dan whisk bersih dari minyak, gunakan kopi instan berbasis robusta, dan pastikan perbandingan kopi, gula, dan air tepat 1:1:1.

Apakah dalgona coffee bisa dibuat tanpa kafein?

Bisa. Versi tanpa kafein bisa menggunakan bubuk matcha, milo, horlicks, atau bahkan bubuk cokelat sebagai pengganti kopi instan. Hasilnya tetap menghasilkan foam yang tebal asalkan kandungan gulanya cukup dan prosedur pengocokan dilakukan dengan benar.